Postingan

Menampilkan postingan dari 2014

Sebuah Ketertarikan

pada postingan saya ini mengutarakan mengenai ketertarikan mata terhadap anggota tubuh bagian bawah lawan jenis... Tak bisa dipungkiri bahwa hawa nafsu sering kali menyesatkam manusia ke dalam jurang perzinahan yang mengarahkan kita kepada jalan kemusrikan, jin dan iblis tak henti hentinya membuat kita tergoda kepada anggota tubuh itu. meskipun merupakan kenikamatan sesaat yang menggebu hal ini tidak akan mengantarkan manusia kedalam jalan yang benar. kita mesti menjaga diri utuk senantiasa melawan hawa nafsu hewaniah. Sang penulis pernah mengalami hal ini, tetapi  penulis sadar bahwa semua ini tak akan membawa manfaat satu pun, bukan kah dalam hidup ini bahwa pengendalian diri diri merupakan hal yang indah. menahan diri kepada pandangan wanita. ketika kita tak mengabaikan penglihatan yang senantiasa berarah kepada jalan jalan yang rusak seperti pandangan antar mata, pandangan kepada lawan jenis sampai kepada hubungan intim. Jadi sadarilah diri kita bahwa kita adalah ...

Etika Seni

Seni adalah suatu hal yang dapat dinikmati keindahannya, dirasakan dan didengar. seni sangat berperan dalam pengespresian jiwa seseorang yang di tuangkan kedalam sebuah karya. karya yang dihasilkan manusia menhyampaikan pesan dan kesan dari hasil hasil pemikiran dan jiwa estetis mereka. Setiap orang memandang seni itu adalah indah. Ketikan disebutkan bahwa seni itu indah, maka setiap orang akan berpikir bahwa indah yang dimaksud itu adalah sesuatu yang dapat dinikmati. contohnya alam yang begitu kaya akan pemandangan yang indah, lukisan, musik bahkan ada yang memaknai bahwa seni yang dapat dinikmati itu berkaitan dengan tubuh manusia. Seni yang mampu memenuhi kebutuhan individu ataw kelompok, baik itu sebagai kebutuhan fisik maupun kebutuhan emosional, tetapi kadang-kadang individu tertentu menyalah artikan bahwa kebutuhan manusia itu akan tercukupi ketika menikmati seni itu. mengerti maksudnya? . maksudnya jika sesorang yang memandang seni itu adalah sebagian dari hal yang v...

Intelektual dan Ketekunan

Mahasiswa mahasiswa sudah beranjak kedalam kebiasaan yang memikul tanggung jawab yang besar. Tentunya kita tak akan lepas dari yang namanya belajar, baik itu belajar di kampus maupun di kos. proses pembelajaran yang juga berbeda dari yang sebelumnya kita rasakan di SMA kita. INTELEKTUAL saya mendukung kita dalam pencapaian nilai IP kita di kampus. untuk mencapai itu semua tidak semata-mata hanya kepintaran tetapi ditunjang dengan seberapa tekun kita menjalaninya.  Kecerdasan intelektual sangat mendukung proses pembelajaran untuk menyerap informasi tetapi harus berbarengan dengan i'tikad yang baik dengan berusaha dalam artian tekun dalam mengerjakannya. Jika tanpa ada ketekunan dalam diri maka kita tak bisa meraih proses pembelajaran yang baik. Proses pembentukan intelektual dimulai dengan sering membaca dan berkomunikasi serta proses untuk menjadi orang yang tekun dimulai dengan membiasakan sesuatu dalam hal konsisten dengan pelajaran tersebut. Kita sangat khawatir terhadap k...