Sebuah Kepantasan
Ada hukum kepantasan untuk segala sesuatu, maka ia memperbaiki diri akan menjadi lebih baik dan pantas menjadi bagi kehidupan yang baik. Jika kita minta yang besar, maka pantaskanlah diri kita untuk menerima yang besar, dan jika mengeluhkan kecilnya penghormatan orang lain kepada kita, mungkin itu adalah pemberitahuan untuk memeriksa yang sedang kita lakukan, agar kita tidak menunjukkan sikap dan prilaku yang memantaskan kita bagi penghormatan kecil dari orang lain. Tiada pilihan lain jika inginkan mutiara maka kau pasti menyelam lebih dalam. Jika menginginkan juara maka engkau harus berlatih lebih lama. Jika menginginkan pelangi mesti terlebih dahulu dihujani. Sunnatullah itu masih berjalan. Cita – citamu hanya menjadi angan – angan jika tanpa usaha pemantasan. Maka mulailah, sebab menikmati mentari tak hanya ada di pagi hari. Jika kau terlewat waktu terbitnya, masih ada waktu terbenamnya. Bukankah keduanya indah untuk dinikmati? Selalu ada kesempatan selama ruh masi...