Postingan

Menampilkan postingan dari 2015

Hal yang penting di dunia ini

Ada 4 hal yang penting di dunia ini (Dikutip dari motivasi Mario Teguh) 1. Orang Tua Kita sebagai anak memiliki tugas untuk membahagiakan orang tua, Mungkin saat sekarang kita tidak memikirkan kebahagiaan mereka, karena kesenangan orang tua adalah membahagiakan anak. Anak juga memiliki kewajiban untuk membahagiakan orang tua, orang tua kita pasti memiliki harapan masing-masing. Kita mesti mengtahui apa harapan mereka, memberangkatkan mereka ke Arab saudi untuk ibadah haji, membelikan mereka rumah, dan membalas budi mereka. Kita punya masa muda yang penuh dengan kebaagiaan, apakah kebahagiaan yang kita miliki ini juga membahagiakan orang tua. atau mungkin kita sia-siakan masa muda kita hanya untuk menjadi beban bagi orang tua.  2. Impian Setia manusia pasti memiliki impian masing-masing yang ingin dicapai, sehingga memerlukan tindakan dalam mencapai semua impian kita, dan juga membutuhkan kepantasan tersendiri dalam mencapai semua keinginan kita, misalnya pengen punya b...

Menyusuri kota-kota jiwa

"Inilah manuskrip dir yang ditulis dengan indah oleh syekh naqsabaniyah sekitar 150 tahun silam ia menggambarkan setiap stasiun diri sebagai kota, satu sama lainnya yang saling menempati" Kalau akau mengembara di dunia yang fana ini, Allah menunjuk aku jalan yang lurus. Ketika menelusuri jalan itu diantara tertidur dan terjaga, seolah-olah dalam mimpi aku tiba di sebuah kota yang amat gelap. Kota itu sangatlah luas sehingga aku tidak dapat melihat dan memeperkirakan batasnya. Kota ini dihuni oleh manusia yang beragam bangsa dan ras. Begitu sesaknya jalan-jalan, orang sulit berjalan. Begitu gaduhnya, sehingga orang sulit mendengar ucapan orang lain, semua perbuatan buruk dari segala mahluk, semua dosa yang diketahui maupun tidak diketahui, megelilingiku. Dalam rasa takjub dan kagum aku menyaksiakan pemandangan aneh. Apa yang kusaksikan di sekelilingku semula  cahaya-matahari kebenaran tak pernah menerangi kota ini. Tidak hanya lanigt, lorong-lorong dan rumah-rumah di kota...

Kecerdasan Intelektual Islami

Gambar
Selaku orang beriman tidak perlu ada keraguan betapa komplit dan universalitasnya ajaran islam. Petunjuk ilahi begitu sempurna, rahmat bagi seluruh alam dan berlaku hingga akhir zaman. Tinggal kemauan dan kepiawaian orang beriman untuk menggali dan mengemas prinsip-prinsip yang telah ditetapkan oleh Al-Quran dan Al-hadis untuk menjawab tema yang menjadi bahan tulisan ini Kecerdasan intelektual adalah kemampuan intelektual, Analisis,logika dan rasio. Ia merupaka kecerdasan untuk menerima, menyimpan, dan mengolah informasi menjadi fakta. Bagi orang yang dengan kecerdasan intelektual yang baik tidak ada informasi yang sulit, semuanya dapat disimpan dan diolah sehingga pada waktu yang tepat dan pada saat yang di buthkan dapat diolah dan diinformasikan kembali. Proses mengelolah dan menyimpan informasi (baik informasi yang didapat melalui pendengaran,penglihatan dan penciuman) biasa di sebut dengan "berpikir". Berpikir adalah media untuk menambah pembendaharaan / khazanah otak m...

Otak ibarat raksasa tidur

...Sambut Pelangi, Genggam Semua Mimpi! Apa sih impian? Bedakah dengan harapan? Lalu bagaimana agar impian itu bisa jadi nyata dan tidak hanya sebata sebagai bunga tidur saja? Kalau masih sering galau karena belum juga bisa mewujudkan impian? Sekaranglah saatnya untuk kembali berlari dan mendapatkan impian Anda. Banyak yang terjadi dalam hidup, mulai yang menyenangkan hingga yang menyedihkan. Setiap langkah yang terjadi dalam hidup tidak bisa direncanakan, karena semua sudah disusun dengan tepat tanpa bisa kita merubahnya. Ketika seseorang memiliki harapan, keinginan, dan target dalam hidupnya, ia akan kecewa ketika kenyataan tidak sesuai dengan mimpinya.Kekecewaan terjadi ketika seseorang terlalu berharap, terlalu bermimpi. Namun apakah itu salah? Tentu tidak. Karena setiap orang berhak memiliki mimpi dan harapan. Ketika mimpi dan harapan datang ke hidup kita, bagaikan sebuah keinginan yang tak bisa dipendam, bagaikan sebuah bayangan yang selalu datang dan bagaikan sebuah janji y...

Orang paling baik pun bisa dicela

Di dunia ini, orang paling baik pun bisa dicela  dan bahkan, orang paling jahat sekalipun bisa dibela maka mengapa kita khawatirkan penilaian manusia?  kelak di hari kiamat, hanya Allah yang punya kuasa jaga saja lisan kita sesuai Al-Qur'an, maka dihadapan Allah kita aman  lisan orang tentang kita abaikan, masing-masing punya tanggungan yang berbicara dibelakang, itu bukti engkau didepan  karena engkau diatas, karena itu ingin dijatuhkan yang mereka inginkan engkau menoleh kebelakang  dan lupa bahwa tujuanmu adalah kedepan dan ketika engkau balik menghina barulah mereka diam tertawa  mereka berhasil karena sekarang engkau sama rendahnya :) perbanyak membaca Al-Qur'an agar paham bagaimana bersikap baik  teladanui Rasulullah agar kita membalas justru dengan akhlak baik dan hal yang paling mendera bagi para pendengki  ialah bila engkau sama taatnya saat dicela dan dimaki :)

Bimbang Seorang Anak Muda

BIMBANG Diantara kesunyian aku merasa hina Air mata menetes karena hal yang sebenarnya sepele Dimanakah diri ini yang selalu di hidupkan oleh sang maha kuasa Saya bisa berharap bahwa ada seseorang yang mampu merubah hidup ku ini menjadi lebih bermakna Oh tuhan karunaiakanlah hambamu ini semangat dan optimisme dalam meraih cita-cita hambamu ini Hmaba mu sangat sangat khawatir terhadap masa depan Hambamu Yang selalu meminta Ampun, tapi tak pantas diampuni Saat malam itu buku-buku itu sepertinya ingin berbicara kepada saya bahwa betapa pentingnya dirinya. Aku bukanlah mengabaikan karena waktu, tetapi penyakit ini telah  merasuki Aku dalam setiap waktu untuk melaksanakan hal-hal yang sangat mulia. Saya biingung melaksanakan kewajiban hanya dengan berlandaskan riya, tetapi berusaha untuk tetap ikhlas dalam melaksanakan kewajibanku. Ketika itu aku teringat visi dan misi yang telah kurencanakan untuk menjadi sosok seorang yang sukses. Orang-orang benar bahwa untuk mencapai k...

Pandangan diri cermin

  CERMIN TAK PERNAH BERDUSTA Hikmah & Renungan TATKALA ku datangi sebuah cermin, tampak sosok yang sudah lama ku kenali. Namun aneh, sesungguhnya aku belum mengenal siapa yang ku lihat. Tatkala ku tatap wajah, hatiku bertanya-tanya. Apakah wajah ini yang kelak akan bercahaya, bersinar indah di syurga sana? Ataukah wajah ini yang akan hangus legam di neraka Jahanam? Tatkala ku tatap mataku, galau hatiku bertanya. Mata inikah yang akan menatap penuh kelezatan dan kerinduan menatap Allah, menatap Rasulullah, menatap kekasih Allah kelak? Ataukah mata ini yang akan terbeliak, melotot, terbuai menatap neraka jahanam? Wahai mata, apa gerangan yang kau tatap selama ini? Tatkala ku tatap mulut, apakah mulut ini yang akan mendesah penuh kerinduan mengucap LAAILAHA ILLALLAH saat malaikat maut datang menjemput? Ataukah menganga dengan lidah terjulur dengan lengking jeritan pilu, yang akan menggugah sendi-sendi setiap pendengar? Ataukah menjadi mulut pemakan buah zaqqum Jaha...

Kesadaran Al'Quran dan sufistik

Kesadaran Dari Al'Quran :  Kesadaran diri dalam al-Qur’an mengandung pengertian menemukan jati diri dengan cara mendidik dan menghidupkan potensi-potensi fitrah dan internal yang ada pada wujud dirinya dan kemudian menjiwai (memahami dengan hati) hakikat-hakikat keberadaan dan nama-mana serta sifat-sifat Ilahi. Jadi, zat atau esensi dan substansi diri manusia terletak pada kesadaran akan jati dirinya karena kecintaan dan kerinduannya terhadap hal itu merupakan fitrah dirinya. Dengan demikian, kesadaran diri memiliki tingkatan dan cabang-cabang yang beragam yang mana tingkatan sempurnanya itu adalah kesadaran diri irfani (sufistik) yang ia telah terkait dan menyatu dengan hubungan dan korelasi manusia dengan realitas serta kesejatian hakikinya yang tidak lain hal itu adalah  khalifatullah. Dalam tulisan ini akan dijelaskan secara global tentang beberapa hal yang paling penting terkait dengan masalah ini: Kesadaran  F itra wi :  Hal semacam ini ...