Yang Tersisa


Yang tersisa Adalah peristiwa dan segala pengalaman hidup akan terus teringat. Orang-orang berjasa dan orang yang serta merta menolong tanpa pamrih. Mereka menolak riya dan popularitas hanya untuk menjadi dalang dari setiap kebaikan di belakang layar. Itulah ingatan yang tersisa.

Yang tersisa  adalah kata-kata yang kita ucapkan, baik di waktu yang sempit maupun di waktu yang lapang. Baik dalam tekanan ataupun saat lega. Itu yang akan diingat. Lihatlah kadar kemurnian emas saat dia dibakar, tengok kuatnya kapal saat derasnya ombak. Respons kita di masa-masa yang sulit, itulah nilai diri kita. 

Hari ini kita masih berjuang melawan godaan dari setiap apa yang tersisa, teguh dan yakin pada jalan kebenaran. Yang tersisa dalam diri ini yang paling berharga yaitu iman dan kesabaran. Entah apa lagi yang tersisa ketika iman dan kesabaran itu hilang. Hanya sekumpulan daging yang tinggal menunggu kematian saja. Maka rawat dan peliharalah apa yang tersisa.

Bukankah kita berjuang bukan untuk hari ini? Berjuang untuk mempertahan prinsip dan kebenaran. Maka bila pun hari ini kita dicaci, dimaki, difitnah dan dituduh. Asalkan kita teguh di jalan kebenaran, itu layak untuk diingat. Memberi nasihat tentang kebenaran ketika situasi berada pada jalan keburukan dan saling memberi nasihat tentang kesabaran saat akal sehat ini dikalahkan oleh amarah.

Banyak orang yang menangisi masa lalu yang tersisa dan rindu untuk kembali pada masa itu. Tapi mengapa kita tidak berfikir untuk memperbaiki hari ini sebelum menjadi masa lalu?. Secepat malam beranjak pagi maka secepat itu pula akan menjadi masa lalu. 

Sebagaimana kita bisa kuat sebab kita dikisahkan tentang orang-orang hebat yang diberi kenikmatan sebelum kita, kita pun wajib menyisakan kisah heroik untuk masa depan. Itulah yang tersisa dari kita setelah lisan tak lagi bisa membela, saat amal tak lagi bisa dilihat. Maka mereka yang lemah saat diuji akan dilupakan, tak dikenang. 

Tapi mereka yang hari ini tetap tegak meski dihujani tuduhan, mereka yang tetap bicara lurus saat dikecam dan diancam, mereka yang akan terus hidup melampaui maut. Mereka yang tetap teguh pada pendirian mereka saat dijatuhkan. Sebab prestasi tak pernah berkawan dengan alasan. Ksatria adalah mereka yang menolak menyerah meski tak ada hitungan untuk beroleh kemenangan.

Apa yang tersisa pada kita di hari ketika kita tak lagi ada di dunia, adalah apa yang kita yakini. Dalam kesempitan, kesusahan, ancaman dan rintangan. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Etika Seni

Dasar Aku

Ingatan adalah Perpustakaan